Pelita Air Nyaris Celaka di Dumai

Photobucket

Belum genap sepekan Lion Air jenis MD 90 dengan nomor penerbangan JT 972 mendarat darurat di Bandara Hang Nadim Batam gara-gara kerusakan pada nose wheel atau roda hidung yang terletak di bagian depan pesawat rusak. Kamis (26/2) pagi giliran pesawat milik Pelita Air Air PJ-PJN Fokker 100 nyaris celaka saat mendarat di Bandara Pinang Kampai (PK), Dumai.

Pesawat yang melayani penerbangan untuk keluarga dan karyawan PT Pertamina (Persero) UP II Dumai, dan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) sekitar pukul 08.28 WIB mengalami kebocoran pada hydraulic engine . Beruntung, kerusakan tersebut terjadi saat pesawat landing di Bandara Pinang Kampai. Akibatnya, pesawat yang dibuat pabrikan Belanda ini tak bisa berputar menuju area parkir berjarak sekitar 1000 meter dari ujung landasan.

Pesawat yang pertama kali diproduksi tahun 1996, ini dalam penerbangan Jakarta- Dumai membawa 71 penumpang. Terdiri dari 66 penumpang dewasa merupakan karyawan dan keluarga PT CPI Dumai-Duri, 4 orang penumpang anak-anak dan 1 penumpang balita.
Sebelum mendarat di Bandara Pinang Kampai, pesawat yang diawaki pilot Bambang dan co-pilot Joko Syukur terlebih dahulu transit di Bandara Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru.

Informasi yang dirangkum dari berbagai sumber menyebutkan, sebulum take off dari Pelud Halim Perdanakusuma, Jakarta, kondisi pesawat sudah di chek untuk memastikan apakah ‘burung besi’ ini layak terbang atau tidak.

Saat itu pesawat dinyatakan layak terbang. Hanya saja saat landing dan sampai dipenghujung landasan pacu ketika akan berputar tidak dilakukan karena terjadinya kebocoran pada hydraulic engine.
Terdapat banyak ceceran oli dilandasan pacu Bandara Pinang Kampai Dumai, ditenggarai kebocoran sudah terjadi sekitar jarak 50 meter.
“Kerusakan hanya terjadi pada bagian hydraulic engine sedangkan pada bagian lain seperti mesin dan komponen fital lainnya tak bermasalah,” jelas Kepala Pelita Air Service, Eddy Lukman menjaab pertanyaan sejumlah wartawan.

Terkait kejadian ini, beberapa penumpang yang mengaku merasa cemas menyusul kerusakan yang menimpa pesawat Pelita Air tersebut. Andrenalin mereka kian meninggi ketika pilot mengumumkan pesawat tak bisa berbelok disebabkan terjadinya kerusakan pada hydraulic engine.
Rasa cemas itu tidak hanya milik para penumpang, kondisi yang sama juga dialami 7 kru pesawat Pelita Air yang terdiri dari dua pilot, empat pramugari, dan juga satu pramugara terlihat shock.

Mereka lebih banyak diam dan saling berdiskusi diruangan VIP Bandara Pinang Kampai Dumai. Ketika wartawan minta keterangan terkait kejadian ini, mereka menolak dengan dalih sedang membuat laporan.

Tags: , , , ,

About riauku

myself

2 responses to “Pelita Air Nyaris Celaka di Dumai”

  1. unduk says :

    wah…, untung selamat ya

  2. Dil Diandra says :

    Mudah-mudahan hal ini tidak terjadi lagi mengingat Pelita Air merupakan harapan warga Dumai untuk transportasi udara tercepat menuju Jakarta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: