Makin Panas, Marcella Zalianty VS Agung

marcella_zalianty

Berita Seputar Penganiayaan Agung oleh Marcelina Zalianty dkk semakin memanas, Pengacara kedua belah pihak saling melempar opini ke public. Siapakah yang akan menang dalam kasus perseteruan ini kubu Marcell atau kubu Agung?

Sebelumnya, tersiar kabar Marcella bakal dipindahkan ke rumah tahanan khusus wanita Pondok Bambu, Jakarta. Tapi sampai hari ini (Rabu, 10/12) belum dilakukan. Kabarnya ada masalah administratif yang menghalangi proses pemindahan ini. Tapi menurut Ike, saat ini Marcella masih dibutuhkan di sana. “Marcella masih diperlukan kalau sudah selesai baru kita bisa pindahkan,” ungkap Ike.

Sedang soal penangguhan penahanan Ananda Mikola terkait event balapan pada bulan Januari nanti, sampai saat ini belum ada surat pengajuannya. Untuk Moreno Soeprapto sampai saat ini tidak ada masalah lantaran statusnya masih sebagai saksi. “Sejauh ini kita belum dapat suratnya (penangguhan). Karena status masih saksi jadi dia bisa keluar kota ke mana aja,” tambahnya.

Seiring berkembangnya kasus penganiayaan, pelecehan seksual dan penculikan yang menjerat Marcella Zalianty dan Ananda Mikola yang berbuntut pada penahanan kedua selebritis tersebut dan tiga tersangka lainnya, berkembang pula isu-isu tak sedap seputar tingkah polah Agung Setiawan sebagai korban selama ini. Bahkan, banyak beredar kabar keterlibatan Agung pada banyak kasus penipuan yang dilakukannya di Yogyakarta.

Menanggapi isu-isu tak sedap yang berkembang itu pengacara Agung, Partahi Sihombing dan Malik Bawazier angkat bicara.

Mereka membantah bahwa kliennya terlibat banyak kasus penipuan. Menurutnya semua tuduhan itu tak benar dan bahkan mengandung unsur fitnah.

“Mengenai penipuan itu tidak benar. Kita bisa tunjukkan bukti-buktinya nanti. Memang ada proses persidangan di Jogja dan Agung dijatuhi hukuman itu benar. Tapi setelah proses kasasi Agung dibebaskan,” katanya di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (9/12) sore.

Dengan bebasnya Agung dari tahanan berarti Agung sebenarnya tak bersalah atau tak terbukti bersalah.

Sementara itu, kuasa hukum Agung yang lain, malik Bawazier juga membantah kebenaran pemberitaan seputar kliennya itu. Menurutnya semua pemberitaan itu sengaja dimunculkan untuk mendiskreditkan kliennya. “Jadi semua pemberitaan yang berkembang selama ini hanya ingin mendiskreditkan korban atau klien kami,” katanya.

Selain itu, masih menurut Bawazier, pemberitaan itu sengaja dimunculkan untuk membiaskan kasus dan penyidikan yang sedang terjadi. Namun, kasus ini sesungguhnya Berbeda dengan konteks latar belakang Agung yang banyak dituduh melakukan penipuan sebelum bertemu dengan Marcella.

“Ya itu dia. Isu ini disebarkan agar kasus ini menjadi bias. Tapi harus dibedakan, sebab ini kasus penganiayaan, pelecehan seksual, dan penyekapan. Kalaupun klien kami pernah berurusan dengan hukum, itu kasus yang berbeda. Kita bicarakan kasus yang sekarang ini,” tegas Bawazier.

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Ike Edwin membatalkan rencana pemindahan aktris Marcella Zalianty dari ruang tahanan Polres Jakarta Pusat ke Rumah Tahanan (Rutan) khusus wanita Pondok Bambu, Jakarta. Alasan pembatalan tersebut lebih karena persoalan administratif yang belum selesai dilakukan.

“Karena masih ada urusan administrasi yang belum selesai, pemindahan dibatalkan,” kata Ike Edwin, Selasa siang (9/12), kepada wartawan yang sejak pagi telah menanti di Polres Jakarta Pusat.

Ike Edwin tidak merinci lebih jauh tentang urusan administrasi yang dimaksud. Selain itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat itu juga berulang kali menegaskan, Marcella dipastikan tidak akan dipindahkan pada Selasa (9/12). “Pokoknya tidak hari ini (Selasa),” ujarnya.

Pemindahan tempat penahanan aktris yang telah membintangi sejumlah film layar lebar tersebut, sebelumnya diungkapkan oleh Ike Edwin sendiri pada Minggu (7/12) malam lalu.

Marcella bersama pembalap Ananda Mikola mendekam di sel tahanan Polres Jakarta Pusat setelah ditetapkan menjadi tersangka, dalam kasus penganiayaan terhadap Agung Setiawan, seorang pekerja dekorasi.

Pengacara senior OC Kaligis akan ikut memperkuat tim pengacara Ananda Mikola sebelumnya, Heri Subagyo dan Sandi Arifin. Kaligis hari ini, Rabu (9/12) datang di Polres Jakarta Pusat sekitar pukul 13:30 WIB dan mengungkapkan adanya penunjukan dari keluarga Ananda Mikola untuk menjadi kuasa hukum pembalap GP A1 tersebut.

Di Polres Jakarta Pusat, Kaligis bertemu dengan dua kuasa hukum Ananda sebelumnya, Heri Subagyo dan Sandi Arifin. “Pemeriksaan terhadap Ananda sebenarnya sudah cukup. Tapi kami masih menunggu ada bukti-bukti baru. Kami juga belum mengajukan surat penangguhan penahanan,” ujar Heri yang didampingi ayah dari bintang sinetron Velove Vexia.

Sedangkan Kaligis mengungkapkan, kliennya dalam waktu dekat akan mengajukan gugatan penipuan terhadap Agung Setiawan.

“Bukan hanya klien saya, tapi juga 30 orang lain yang merasa telah tertipu. Mereka semua akan berkumpul dan mengajukan gugatan terhadap Agung,” demikian OC Kaligis yang tidak menceritakan langkahnya lebih lanjut.

Pembalap Ananda Mikola bersama artis Marcella Zalianty dan tiga anak buahnya menjadi tersangka kasus kekerasan terhadap Agung Setyawan, seorang pekerja dekorasi. Kasus mereka berawal dari urusan bisnis antara Agung dan Marcella, hingga kemudian Ananda Mikola ‘turun tangan’ setelah melihat sahabatnya itu merasa ditipu oleh Agung.

Tags: , , , , , , , ,

About riauku

myself

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: