Daftar Partai pengusung eks Narapidana dalam pilkada 2015

Sejumlah parpol mengusung eks napi korupsi di Pilkada.

1. Golkar yang mengusung eks napi korupsi Jimmy Rimba Rogi (Imba) mengaku mengusung eks Walkot Manado ini sudah insaf dan tidak akan korupsi lagi.

2. Sementara itu eks napi korupsi Soemarmo Hadisaputro diusung oleh PKB dan PKS di Pilwalkot Semarang. Ke mana hati nurani para parpol pengusungnya?

Logika Jungkir Balik : Parpol Usung Eks Napi ke Pilkada 2015

Zaman emang sudah edan, logika berfikir petinggi partai dan orang orang partai haus kekuasaan dan harta sudah jungkir balik, alih alih berdalih calon yang eks napi yang diusung sudah tobat dan tidak akan mengulangi kesalahan mereka dimasa lalu.

Sangat banyak tokoh potensial yang bisa diusung di Pilkada namun parpol malah mengusung eks napi korupsi. Di mana hati nurani para petinggi parpol itu? Baca Lanjutannya…

Pancasila Masih Sebatas Retorika

Demikian rangkuman pendapat sejumlah tokoh bangsa menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila yang Senin (1/6) ini akan dipusatkan di Alun-alun Kota Blitar, Jawa Timur. Blitar merupakan tempat Presiden Soekarno, penggagas Pancasila, dimakamkan.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mengatakan, penanaman nilai-nilai kebangsaan perlu terus dilakukan meskipun harus memakan waktu 10 tahun, 15 tahun, bahkan lebih. ”Harus terus-menerus karena menyangkut pembentukan karakter bangsa,” kata Zulkifli di Blitar, Minggu (31/5).

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif berpendapat, pelaksanaan Pancasila sejak awal telah bermasalah. Sila kelima, misalnya, tidak pernah dijadikan pedoman utama dalam politik pembangunan nasional, kecuali dalam pernyataan verbal. Akibatnya, kesenjangan sosio-ekonomi semakin lebar. Sesuatu yang sangat ironis di negara Pancasila. ”Pancasila dimuliakan dalam kata, tetapi dikhianati dalam perbuatan,” kata Syafii Maarif.

Pemikir kebangsaan Yudi Latif, dalam bukunya Negara Paripurna, Historisitas, Rasionalitas, dan Aktualitas Pancasila, menulis urgensi ”radikalisasi Pancasila”. Menurut Yudi, ”radikalisasi” dalam arti ini adalah revolusi gagasan demi membuat Pancasila tegar, efektif, dan menjadi petunjuk bagaimana negara ini ditata kelola dengan benar.

Mengutip Kuntowijoyo sebagai sejarawan beride ”radikalisasi” itu, Yudi menyebut lima syarat perwujudan. Kelimanya adalah, pertama, mengembalikan Pancasila sebagai ideologi negara, dan yang kedua, mengembangkan Pancasila sebagai ideologi menjadi Pancasila sebagai ilmu.

Adapun yang ketiga, mengusahakan Pancasila mempunyai konsistensi dengan produk-produk perundangan, koherensi antarsila, dan korespondensi dengan realitas sosial. Keempat, menjadikan Pancasila yang semula hanya melayani kepentingan vertikal (negara), menjadi Pancasila yang melayani kepentingan horizontal. Kelima, menjadikan Pancasila sebagai kritik kebijakan negara.

Keteladanan aparat

Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR Tubagus Hasanuddin, saat membuka Seminar Kebangsaan Hari Lahir Pancasila di Blitar, Sabtu (30/5), menyatakan, kondisi negara yang kini marak dengan kegaduhan politik dan hukum dapat ditengahi dengan penerapan kembali nilai-nilai Pancasila. Aparatur negara dan elite politik patut menjadi teladan bagi masyarakat lewat pengambilan keputusan dan kebijakan yang berdasarkan Pancasila.

Baca Lanjutannya…

Cari Cinta Online Pertinggi Risiko Penipuan

 

 

Susahnya mencari cinta. Paling tidak itulah yang jadi alasan para jomblo untuk berusaha mencari cinta lewat daring perjodohan ataupun lewat dunia maya lainnya. Namun kenyataannya, menurut penelitian terbaru, mencari cinta secara online akan meningkatkan risiko sakit hati dan penipuan. Baca Lanjutannya…

Berikut Harga TBS Riau Periode 27 Mei – 2 Juni

PEKANBARU – Berdasarkan hasil keputusan rapat tim penetapan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Dinas Perkebunan Provinsi Riau untuk periode 27 Mei – 2 Juni 2015, harga TBS usia 10 tahun kembali naik menjadi Rp1.673,23/kg dari periode sebelumnya sebesar Rp1.624,44/kg.

Baca Lanjutannya…

PLTG 250 MW kota Pekanbaru Segera Dilelang

PEKANBARU – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) berkapasitas 250 megawatt (MW) di Kota Pekanabaru segera dilelang Mei 2015 ini. Hal itu berdasarkan pernyataaan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) RI kepada Walikota Pekanbaru, Firdaus.

“Mei ini proses lelang pembangunan PLTG sudah dimulai,” ujar Walikota Pekanbaru, Firdaus.

Menurutnya, PLTG yang ditargetkan selesai tahun 2018 ini juga dibangun dilokasi yang sama dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di kawasan Tenayan Raya.

“Kalau keduanya selesai, yakni PLTU sebesar 2 X 110 MW dan PLTG 250 MW maka krisis listrik Pekanbaru dan Riau umumnya bisa tuntas,” katanya. Baca Lanjutannya…

Harga TBS Sawit Riau Kembali Turun


Proteksi perdagangan Uni Eropa dan pembatasan impor CPO dan turunannya di India berdampak di Indonesia. Minggu ini harga TBS sawit Riau mengalami penurunan.

PEKANBARU-Berdasarkan hasil rapat harga oleh tim penetapan harga TBS sawit Disbun Riau Selasa (8/4/15) menyatakan harga TBS sawit pekan ini kembali turun.

Harga TBS periode 8-14 April 2015 sawit umur 3 tahun turun menjadi Rp 1.185,77 perkilogram. Harga TBS sawit umur 4 tahun turun menjadi Rp 1.324,07 perkilogram. Baca Lanjutannya…

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.