KONI Riau Tolak Olahraga Rekreasi di PON XVIII

Dalam Rakomnas Pengda se-Indonesia pada 17-18 Maret lalu di Jakarta, KONI Riau menyatakan dengan tegas menolak cabang olahraga rekreasi yang diajukan Pengda dan PB pada cabang olahraga yang bersangkutan.

Riauterkini-PEKANBARU-Ketua Harian KONI Riau, Yuherman Yusuf kepada Riauterkini Senin (23/3/09) mengatakan bahwa pada Rapat Komisi Nasional (Rakomnas) Pengurus Daerah dan Pengurus Besar seluruh cabang olahraga di Jakarta pada 17-18 Maret lalu, KONI Riau menyatakan menolak dengan tegas olahraga yang bersifat hiburan dan rekreasi.

Menurutnya, keputusan KONI Riau itu didasari oleh target KONI Pusat untuk dapat mengirimkan atlet berprestasi ke event olahraga besar seperti Asian Game dan Olimpiade. Jadi menurutnya, untuk PON ke-XVIII di Riau 2013 nanti, cabang yang dipertandingkan adalah cabang olahraga yang juga dipertandingkan di Asian Games dan Olimpiade.

“Dalam rapat komisi tersebut, KONI Riau di depan ‘floor’ dengan tegas menolak memasukkan cabang-cabang olahraga yang bersifat hiburan dan rekreasi. Misalnya seperti dansa, drumband dan beberapa cabang olahraga lainnya. Waktu itu saya dengan tegas menyatakan jika abang olahraga seperti itu tetap diikutsertakan, maka PON tidakakan dilaksanakan di Riau,” katanya menceritakan kembali peristiwa penolakan KONI Riau terhadap cabang olahraga rekreasi dan hiburan pada Rakomnas di Jakarta pekan lalu.

Menurutnya, dalam rapat komisi nasional Pengda dan PB itu masuklah usulan cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak 43 cabang olahraga. Padahal menurutnya, Riau hanya mengajukan 32 cabang olahraga saja. “Belum putus cabang olahraga apa saja yang akan dipertandingkan di PUN ke-18 di Riau nanti. Karena masih ada rapat lanjutan,” katanya. ***(H-we)

Satu Tanggapan

  1. Saya mendukung sekali pernyataan tersebut, dan batasan usia atlet s/d 23 tahun (pada tahun 2012) di semua cabang dan nomor
    bravo olahraga…

Tinggalkan Balasan