JAKARTA (Bisnis): Indonesia tidak mampu memenuhi kebutuhan kuota tenaga kesehatan yang diminta pengguna jasa di Jepang sebanyak 1.000 orang dalam dua tahun terakhir (2007-2008) dan hanya mampu menempatkan tenaga kerja 208 orang.
“Kekurangan kuota yang sebanyak 792 orang diharapkan bisa terpenuhi pada tahun ini,” kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh. Jumhur Hidayat saat penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan tiga sekolah tinggi kesehatan, siang ini.
Menurutnya, yang harus dilakukan lembaga pendidikan kesehatan adalah kerja keras mendidik dan melatih tenaga perawat dan careworkers (pengasuh lanjut usia) agar dapat ditempatkan sesuai kebutuhan pengguna jasa di Jepang.
Saat ini, ada tiga sekolah tinggi kesehatan yang menandatangani kerja sama penyediaan tenaga perawat dan careworkers dengan BNP2TKI, yakni Lembaga Pelatihan dan Pengembangan (LPP) Mayoa Jakarta, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika dan Akademi Keperawatan Andakara.
Saat ini, lanjutnya, kebutuhan tenaga perawat tidak hanya dari Jepang melainkan juga dari Hong Kong, Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Kanada, Kuwait dan Yordania yang jumlah totalnya mencapai sekitar 2,85 juta orang sampai 2020.
Rinciannya, peluang kerja tenaga kesehatan di Amerika Serikat sampai 2020 sebanyak 1,2 juta orang, Kanada 350.000 orang, Australia ada kebutuhan sampai 2015 sebanyak 200.000 orang, Uni Eropa 500.000 orang, Asia Pasifik dan Afrika 500.000 orang dan negara-negara kawasan Timur Tengah ada 100.000 orang.
“Tidak akan bisa pemerintah memenuhi kebutuhan itu, kalau tidak ada peran serta dari lembaga pendidikan kesehatan. Jadi BNP2TKI membuka peluang bagi sekolah tinggi kesehatan yang menyediakan program pengadaan perawat untuk bekerja sama menyalurkan lulusannya,” paparnya.
Dalam MoU yang di tandatangani, satu isinya menyebutkan kerja sama kemitraan yang mencakup peningkatan kapasitas program pendidikan, pelatihan dan penyiapan kompetensi calon tenaga kerja Indonesia (TKI) bidang keperawatan dan tenaga profesi kesehatan lainnya.
Menurut Agusdin Subiantoro, Kepala Biro Perencanaan BNP2TKI, lembaga ini dalam MoU itu akan memberi dukungan penyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan calon TKI bidang kesehatan. “Pihak sekolah tinggi keseharan akan menyediakan data baku alumni tenaga kesehatan yang telah dididik dan dilatih untuk memenuhi permintaan TKI formal,” jelasnya.(mmh)
DIarsipkan di bawah: lowongan-peluang kerja | Ditandai: jepang, kerja, lowongan, lowongan-peluang kerja, peluang kerja



Semoga negeri tercinta, cepat tanggap, dan segera membuat pelatihan untuk mendapat kesempatan itu.
kalau di Indonesia saja masih banyak lowongan kerja kenapa harus pergi ke luar negeri??
saya nggak tega aja kalau ada TKW di siksa d sana
saya sih tidak heran kalau indonesia tidak mampu memenuhi order..yang mempersulit kan orang indonesia yang merekrut perawat itu sendiri…dengan persyaratan yang seabreg terutama yang kerja sama antar pemerintah or G TO G (ini pengalaman saya sendiri) saya fasih bahasa inggris,bahasa Arab,bahasa jepang,pengalaman 2 tahun di RS keterampilan boleh di adu(bukannya sombong hanya sedikit kesal)..tapi saya tidak bisa daftar ke jepang hanya karena saya tidak mengambil profesi Ners , kebetulan saya S-1 keperawatan lumayan mahal lho program profesi Ners yang “harus” di ambil setelah sarjana keperawatan puluhan juta.uang dari mana orang tua saya hanya petani.bisa kuliah aja alhamdulilah..belum juga mendaftar sudah di tolak…saya hanya menyesalkan kejadian itu, kenapa sih tidak diberi kesempatan untuk mencoba biarkan User yang memutuskan saya layak atau tidak untuk bekerja disana….saya kecewa sama pihak-pihak yang mencekal saya untuk mendaftar…saya yakin bukan saya saja yang menjadi korban kebijakan. perlu di ketahui gelar Ners indonesia tidak di akui oleh dunia internasional..yang diakui itu R.N dan sangat jelas Ners itu bukan R.N …
kta ke sana keselamatan kita terjamin G?
terus gaji kita itu dipotong g,klo misalnya gaji kita kecil trus dipotong kita dapat apa donk? minta persyaratannya yang lengkap apa aja ? terus berapa bulan dipotong gaji? gajinya berapa kalau ke jepang,australia, dan amerika serikat?
yach smoga ja japan aman2 za ….